Archive for the ‘Uncategorized’ Category

h1

I – Life Project..

December 16, 2008

SCAMPER

  • Substitute
    • Barang pengganti untuk Macbook baru yang lebih murah, kecil dan praktis.
  • Combine
    • Hasil penggabungan dari kecanggihan iPhone dan Macbook Pro, dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan yang user-friendly.
  • Adapt
    • Nano Technology
    • Hologram Interface
    • Keyboard
    • Keypad
  • Magnify
    • Ukuran yang sama dengan i-phone dan ringan.
  • Put To Another Use
    • Bisa digunakan sebagai laptop mini
    • Bisa menggunakan keypad untuk sms
    • Fitur i-Chat (free) untuk sesama pengguna i-Life
    • Fitur i-Play (games online) untuk sesama pengguna i-Life
    • Fitur i-Watch (download film) yang bisa kita tonton langsung dari i-Life kita
    • Fitur i-Blog (fitur blogging dengan komunitas pengguna i-Life)
  • Eliminate
    • Tidak ada, kecuali ukuran Macbook..
  • Reverse
    • Makin sering download lagu, games, film, space nya makin bertambah bukan berkurang

BUSINESS MODEL

  • Eco System
    • Core Capabilities

Tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi (handphone), melainkan dapat digunakan sebagai laptop.

    • Partner Network

Hanya internal Apple

  • Offer
    • Value Proposition

Costumer Intimacy & Product Leadership

  • Costumer
    • Costumer relationship

menyediakan after-sales service dan costumer care untuk setiap pengguna i-Life

  • Distribution Channel
    • Akses mudah dalam pembelian (online-trading)
    • Mempermudah transaksi bagi konsumen
  • Target Costumer
    • Businessman, Socialite, Mahasiswa, Professional
Advertisements
h1

Judge a Book by Its Cover

October 19, 2008

Don’t Judge a Book By Its cover

peribahasa diatas nggak selamanya benar

 di sebuah toko buku, sebuah buku dengan cover yang menarik dan catchy pasti lebih menarik mata pembeli dan akhirnya dibaca resume nya. kalo isi bukunya emang menarik si pembeli, pasti dibeli.

beda nasibnya dengan buku yang sebenernya isinya amat sangat bermutu, cuma penyajiannya aja nggak oke. covernya nggak menarik.

coba cek http://covers.fwis.com/ untuk contoh2 cover buku yang menarik.

so, we’re officially JUDGE A BOOK BY ITS COVER

h1

SBM ITB vs. Stanford University

October 19, 2008

School of Business and Management – Institut Teknologi Bandung

VS

Stanford University

 

 

 Stanford University adalah universitas di Inggris yang mempelajari tentang Creativity and Innovation, mengajari siswa untuk menumpahkan segala ide ke dalam suatu tulisan.

Di Indonesia ada sebuah universitas yaitu Institut Teknologi Bandung dimana terdapat satu fakultas yang mempelajari ilmu sosial yaitu fakultas bisnis dan manajemen. Di fakultas ini juga mempelajari tentang kreativifitas dan inovasi.

Berikut merupakan  beberapa perbandingan antara pelajaran Creativity & Innovation di Stanford University dengan School of Business and Management ITB. :

  Media pengerjaan tugas

Berdasarkan data yang ada, tugas yang diberikan oleh dosen di Standford University dan di SBM – ITB mempunyai kesamaan pengerjaan tugas yang diberikan yaitu menumpahkan segala ide kreatif, pengalaman, serta rencana – rencana di masa depan ke dalam suatu tulisan

Tapi dengan media yang berbeda

Stanford University – mahasiswa disediakan sebuah buku untuk menumpahkan apa yang ingin mereka tulis -tentu saja tidak  kasar dan tercela-

 SBM – ITB – dosen memberikan tugas dengan media sebuah situs blog yaitu “Wordpress”.

Project UTS dan UAS

Cara seperti ini – dilakukan kedua universitas- untuk memberikan nilai ujian kepada para mahasiswanya.

Hal ini akan mendatangkan sebuah ide yang terpusat dari ide beberapa orang di dalam kelompok. Project dari tugas ini tentunya berbeda, dimana Stanford University memiliki projectnya  pembuatan bisnis atau organisasi non – profit dan kemudian dipresentasikan tanpa dijalankan. *hal ini serupa dengan mata kuliah Integrated Business Experience, tahun ke 2, dan benar – benar dipresentasikan dan dijalankan* 

Project di SBM ini adalah ide kreatif tentang apapun dari mulai bisnis dan alat. Bisa disimpulkan bahwa cakupan antara kedua universitas ini berbeda dimana di SBM sendiri tidak mempunyai batasan dan di Standford University mempunyai batasan yang telah dibuat oleh pihak Stanford University.

Berikut adalah beberapa topik yang dibahas di Stanford dan tidak (atau mungkin belum) dibahas di SBM:

1. Creativity under Pressure

2. Innovative ways to Creative value

3. Weird Ideas that work

4. Managing creative organization

 

Stanford University mengajarkan “6 Hats” yang bermaksud untuk mengetahui cara berpikir kita. Semuanya diinterpretasikan dalam 4 warna yang berbeda.

Kesimpulan

Perbedaan dari Stanford University dan SBM terletak pada cara pengumpulan tugas dan project. Memang ada baiknya kita mencontoh universitas ini, namun tetap kita mengubahnya sejalan dengan ide kreatif lain yang mungkin akan timbul dan menyesuaikan dengan kebudayaan kita.

h1

Dream Island, a place where all your dreams come true

October 19, 2008

1 tahun yang lalu berdiri sebuah arena permainan baru

 yang benar – benar belum pernah ada di Indonesia

 

 

 namanya KIDZANIA

arena bermain dengan konsep yang sangat unik, dImana di dalam arena bermain ini anak-anak dapat melakukan pekerjaan yang dicita-citakannya seperti menjadi polisi, pemadam kebakaran, dokter dll,

mereka dapat melakukan semua itu secara nyata, mereka diberikan pakaian, kendaraan dan pekerjaan yang menunjang cita-cita mereka, bahkan mereka mendapatkan gaji dari pekerjaan mereka tersebut.

Keunikan konsep ini mendapat reaksi yang cukup positif dari masyarakat terutama warga jakarta yang menginginkan anaknya mendapatkan hiburan yang benar-benar bermutu, karena konsep ini diimport langsung dari negara paman sam maka kualitas yang diberikan pun tidak tanggung-tanggung, arena bermain dalam waktu singkat menyedot perhatian khalayak ramai,

keunikan dan kekretifitasan ini patut diacungi jempol karena belum ada orang yang berani mengemukakan konsep arena bermain seperti ini.

Berangkat dari konsep diatas, kami terinspirasi untuk membuat sebuah arena bermain bagi orang dewasa sekitar umur 20-30 thn, khususnya yang sudah memasuki dunia kerja, konsep ini berangkat dari pemikiran kami dimana banyak sebenarnya orang dewasa yang sekarang sudah bekerja tapi sebenarnya bukan pekerjaan itu yang diingikan, hasrat-hasrat inilah yang akan kami coba manfaatkan untuk membangun

“DREAM ISLAND”

 a place where all your dreams come true.

Pada dasarnya konsep kami serupa dengan KIDZANIA namun hanya target marketnya saja yang berbeda dan kami sangat yakin bahwa orang dewasa memiliki kemampuan untuk menikmati arena bermain kami.

Seluruh pekerjaan akan disediakan demi memuaskan keinginan target market kami

Keunikan yang kami tawarkan lainnya adalah lokasi, kami akan membangun arena ini di sebuah pulau yang sangat privat, di sekitar kepulauan seribu agar customer kami dapat melupakan kejenuhan dari rutinitas mereka, inilah value yang kami tawarkan, kami mengembangkan ide dasar menjadi sesuatu yang lebih hebat.

proyek kami : Bravo Dream Island

h1

introduction

August 28, 2008

we’r elaboraciont team from creativity & innovation subjects.

be prepare with our outstanding ideas. waaw..